Upaya Pelayanan Pendidikan Dengan keterbatasan Yang Dimiliki Siswa Di Kecamatan Caringin



Garut Selatannews24.online Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar terhadap pendidikan di Indonesia, sistem pembelajaran dalam dunia pendidikan mengalami perubahan pada semua jenjang pendidikan termasuk jenjang sekolah dasar. 

Sistem pembelajaran yang mengharuskan melakukan pembelajaran secara online atau daring. Pelaksanaan pembelajaran daring adalah satu model pembelajaran yang dilakukan dimasa pandemi, karena dalam prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi covid-19 adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan para peserta didik, para pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat pada umumnya, dalam rangka pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi. 

Namun bagi sebagia ndaerah yang berada di wilayah pedesaan tentunya banyak terjadi kendala dalam proses pembelajaran jarak jauh tersebut mulai dari sinyal,kurang memadai hingga tidak memeliki Handphon yang mendukung.



Untuk mengatasi permasalahan tersebut,sebagian besar sekolah dasar yang ada di wilayah kecamatan Caringin Garut,menerapkan metode pembelajaran dor tu dor Metode ini sudah lama digagas semenjak pandemi covid 19. Seperti dikatakan Guru Ujang Stiawan F. Kepada tim garutselatan News,saat monitoring metode pembelajaran dor  tu dor

metode pembelajaran dor tu dor sudah lama di gagas dan di lakukan semenjak pandemi Covid 19.Dan saat ini kasus Covid kembali melonjak dengan varian baru yaitu omicron,akibatnya proses pembelajaran Tatap Muka Kembali di tutup.

Namun demikian para guru Sekolah  Bina ,yang ada di kecamatan caringin kembali melaksanakan kegiatan belajar dengan metode dor tu dor Sekolah Bina tersebut diantaranya yaitu, SDN indralayang 3, SDN samudra jaya 2,3,Dan SDN Cimahi 3. alhamdulilah terlihat semangat dan berjalan lancar Tuturnya.

Deni.P

Editor (Adji Setia)

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form