Warga Desa Bojong Bungbulang Jaga Dan Lestarikan Kesenian Hadroh

Warga Desa Bojong Bungbulang Jaga Dan Lestarikan Kesenian Hadroh


 Bungbulang,Gsn24 - Pelestarian budaya merupakan upaya perlindungan dari kemusnahan atau kerusakan warisan budaya.


Maksud dari melestarikan budaya adalah agar nilai-niali luhur budaya,yang ada di dalam suatu tradisi dapat tetap dipertahankan,meskipun jaman semakin maju.


Salah satunya,Seni musik Hadroh Yang ada di kampung Ciketer RT.04 RW.02 Desa Bojong Kecamatan Bungbulang kabupaten Garut,sampai saat ini ksenian tersebut tetap di jaga dan di lestarikan.



Seni Hadroh tersebut,berdiri kurang lebih  satu abad, di kampung tersebut, masih mengoleksi, merawat alat musiknya yang pertama kali ada di daerah itu.


Yusup Salah satu pengelola alat musik tersebut.Menjelaskan kepada Gsn24 bahwa,Alat musik ini sengaja di rawat,disimpan karena alat musik ini sebuah kenangan yang di mana alat ini merupakan pertama kali ada seni Hadroh di sini ,sejak tahun 1917,sekaligus membuktikan bahwa musik Hadroh pertamanya ada di sini,di kampung ciketer sekarang,hususnya di desa Bojong kecamatan Bungbulang.


Ini merupakan suport juga kepada generasi muda agar bisa lebih mencintai, dengan adanya seni Hadroh yang di mana ada  keunikan tersendiri yaitu di padukan  dengan gerakan silat.Tuturnya


Salah satu pemain trompet musik Hadroh    ciketer Bojong,Yayan mengatakan saya dengan rekan-rekan meski usia sudah lanjut,tapi masih semangat,dan harapan saya bersama rekan-rekan ada pemerhati seni ini.


Yang bisa membantu kami salah satunya alat-alatnya yang sekarang sudah tidak layak pake,

Juga ingin punya tempat penyimpanan alat musik yang bersejarah ini.( Sambil  mengelus-ngelus terompetnya dan alat musik lainnya yang pertama kali ada )yang lebih layak.Pungkasnya

Penulis : Enjang Yanto

Editor : Deni Permana


Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form